Jumat, 10 Juni 2016

Rafael Nadal Mundur dari Wimbledon

Rafael Nadal telah mengundurkan diri dari Wimbledon akibat cedera pergelangan tangannya. Pemain asal Spanyol yang berulang tahun ke 30 di awal Juni lalu tersebut belum pulih dari cedera yang memaksanya harus berhenti dari French Open dua minggu lalu.
Ligaolahraga mengkutip bahwa Nadal sampai di Roland Garros dengan kesempatan untuk mengklaim gelar Grand Slam ke-10-nya di turnamen clay-court, lapangan favoritnya. Mengikuti kemenangannya di Monte Carlo dan Barcelona, Nadal menyapu bersih dua pertandingan pembukanya di Paris dengan hanya kekalahan sembilan game.
Akan tetapi, ia harus mengundurkan diri di putaran ketiga dalam pertandingan melawan Marcel Granollers, setelah ia menjelaskan mengenai cedera seriusnya. “Ini tidak parah tetapi jika aku terus bermain maka pergelangan tanganku akan rusak 100 persen dalam beberapa hari. Untuk memenangkan turnamen aku membutuhkan kemenangan lebih dari lima pertandingan, dan dokter mengatakan hal itu 100 persen tidak mungkin,” jelasnya.
Nadal juga diharapkan untuk bermain di event sebelum Wimbledon di Queens Club, tetapi mengundurkan diri dari turnamen tersebut minggu lalu. Kemunduran terbaru juga membuat partisipasinya di Olimpiade musim panas diragukan.
Nadal menggunakan akun Facebook-nya untuk mengungkapkan, jika dirinya sedih untuk mengumumkan bahwa, setelah berbicara dengan dokter-dokterku dan menerima hasil medisku, aku tidak akan bisa untuk bermain di Wimbledon tahun ini. Seperti yang bisa kau bayangkan, ini merupakan keputusan yang sulit, tetapi cedera yang kuderita di Roland Garros memerlukan waktu untuk pulih. 
Dengan gaya bermainnya, yang memberikan tekanan besar pada persendiannya, Nadal telah menderita beberapa cedera selama karirnya.
Cedera otot tendon di lutut membuatnya membuang kesempatan untuk mempertahankan gelar Wimbledon tahun 2009, dan ia pun gagal untuk berkompetisi di Olimpiade London tahun 2012, di mana ia memenangkan medali emas di Olimpiade empat tahun sebelumnya.

Jika atau kapan ia bisa kembali menjadi pemain tenis top, tetapi sejarah telah menunjukkan bahwa cukup sulit untuk memulihkan cedera pergelangan tangan yang cukup serius, seperti yang dialami Juan Martin del Potro dan Laura Robson.

Senin, 06 Juni 2016

Dunia Berkabung Atas Meninggalnya Sosok Sang Legenda, Muhammad Ali


Ikon dan legenda olahraga terhebat yang paling dikenal, Muhammad Ali meninggal dunia pada hari Jum'at lalu (3 Juni 2016), mengirimkan gelombang keterkejutan di seluruh dunia. Para pemain tenis, seperti halnya para atlit lainnya, melakukan tribut untuk sang legenda. Berikut adalah beberapa rangkuman dari Liga Olahraga tentang tribute yang dilakukan oleh para pemain tenis melalui social media:
Serena Williams
@serenawilliams  GOAT sejati. Hari yang menyedihkan untuk semua orang untuk kehilangan seseorang yang benar-benar hebat dan baik dan seseorang yang... https://www.instagram.com/p/BGPVlEgMTMu/
Sania Mirza
@MirzaSania RIP Muhammad Ali. Olahragawan terhebat.. Kau akan dirindukan
Billie Jean King
@BillieJeanKing Memikirkan #MuhammadAli dan mengingat seoorang pria yang tidak takut untuk berdiri dan yang berkomitmen untun menjadi dirinya sendiri.
Martina Navratilova
@Martina RIP Muhammad Ali.. Kami akan merindukan semangat dan kemanusiaanmu. Kau dijauhi, dicela, dan dipenjara untuk alasan yang sama yang membuatmu menjadi pahlawan...
Heather Watson
@HeatherWatson92 ‘Jangan menghitung hari, tapi buatlah harimu terhitung’ – RIP
Ana Ivanovic
@AnaIvanovic #MuhammadAli #TheGreatest #TheLegend Tanda Rasa Hormat!
Milos Raonic
@milosraonic “Juara tidak dibuat di gym. Juara dibuat dari sesuatu yang mereka miliki dalam diri mereka sendiri... https://www.instagram.com/p/BGOp7nEB7qy/
Rennae Stubbs
@rennaestubbs Momen sebelum final wanita & memikirkan Muhammad Ali, sesuatu mengatakan kepadaku yang terhebat akan muncul lagi dalam entuk Serena hari ini.
Fabio Fognini
@fabiofogna Yang Terhebat
Boris Becker
@TheBorisBecker “Melayang seperti kupu-kupu/menyengat seperti lebah” Raksasa di antara manusia #RIPALI
Katrina Adams
@katadams68 Pikiran dan doaku bersama @TheRealLailaAli dan seluruh keluarga #AliFamily #OriginalGOAT meninggalkan kita dengan memori-memori yang luar biasa #RIPALI #FLABSLAB
Leander Paes
@Leander Untuk GREATEST OF ALL TIME... Terima kasih telah memberikan setiap anak Kesempatan untuk BERMIMPI... AKU PERCAYA KARENAMU... #RIPALI
Sergiy Stakhovsky
@Stako_tennis Kau menunjukkan kami bagaimana kau memimpin jalan itu... Tidak mungkin hanya sementara. Terima kasih #TheGreatest untuk hidupmu! Kau mengubah dunia ini selamanya.
Shelby Rogers
@Shelby_Rogers_ Terima kasih untuk inspirasi, motivasi, dan kutipan-kutipan yang melegenda. RIP #MuhammadAli kau memperngaruhi banyak atlit hebat! Kau tidak ada duanya!
Caroline Wozniacki
@CaroWozniacki Sebuah inspirasi. Seorang legenda. Juara untuk selamanya. RIP Muhammad Ali.
Svetlana Kuznetsova

@SvetlanaK27 Ia adalah contoh yang terhebat...



Selamat Jalan Muhammad Ali..... 

Minggu, 05 Juni 2016

Novak Djokovic Menjadi Juara Grand Slam French Open Pertama

Novak Djokovic juara French Open 2016
Pemain peringkat 1 dunia saat ini, Novak Djokovic mengalahkan Andy Murray dan memenangkan gelar French Open pertamanya sehingga lengkap sudah prestasi karir dalam tenis khususnya Grand Slam-nya. Pemain Serbia yang berusia 29 tahun, menang atas Andy dengan skor 3-6, 6-1, 6-2, 6-4. 
Djokovic memenangkan gelar turnamen besar ke-12-nya dan menjadi pemain pria pertama sejak Rod Laver tahun 1969 untuk merebut keempat gelar Grand Slam.
Murray berharap untuk mengamankan gelar ketiga dalam karir Grand Slam-nya sendiri, setelah memenangkan Wimbledon dan US Open. Pemain Skotlandia yang berusia 29 tahun tersebut merupakan finalis pria pertama asal Inggris di Paris sejak tahun 1937 yang menoreh gelar French Open Pertama tahun 2016.
Unggulan kedua, Murray bermain dengan luar biasa dengan memenangkan set pertama tetapi tidak mampu untuk mengkonversi break poin di awal set kedua, dan Djokovic mengambil kontrol untuk memenangkannya dalam waktu 3 jam.
Menurut berita yang dilansir oleh Liga Olahraga, Djokovic menjadi pemain pria kedelapan dalam sejarah yang memenangkan trofi nomor single di keempat turnamen besar gelar French Open Pertama tahun 2016 dan bisa menyamakan pencapaian Laver memenangkan keempatnya dalam satu tahun kalender.
“Ini momen yang sangat istimewa, terbesar dalam karirku,” ujar Djokovic. “Aku merasakan sesuatu yang belum pernah aku rasakan sebelumnya di Roland Garros, aku merasakan cinta dari penonton,” tambahnya.
Murray, yang sekarang telah kalah lima kali dalam final Grand Slam atas Djokovic, bermain dengan agresif di set pembuka dalam merebut gelar French Open Pertama tahun 2016.
Akan tetapi, Djokovic memutar balik pertandingan di awal set kedua dan Murray, yang telah bermain tenis lebih dari lima jam untuk mencapai final, tidak mampu mengikuti kecepatannya.

“Untuk Novak, ini adalah harinya,” ujar Murray. “Apa yang ia capai di 12 bulan terakhir adalah fenomenal, memenangkan semua Grand Slam dalam satu tahun adalah pencapaian yang mengagumkan," ujar Murray mengapresiasi Djokovick. Menurut dia, hal itu sangat jarang dalam tenis, dan untukku sendiri, cukup kesal untuk kalah di pertandingan, tetapi aku bangga telah menjadi bagian dari hari ini yang mana gelar French Open Pertama tahun 2016 jatuh pada Djokovick.
Setelah kalah dari Djokovic, Andy Murray akan memprioritaskan waktunya untuk beristirahat dan pemulihan menjelang Wimbledon 2016 nanti.
“Aku membutuhkan istirahat dan mengizinkan badanku sendiri untuk pulih," katanya seraya menjelaskan bahwa perlu persiapan Wimbeldon 2016 atau turnamen selanjutnya untuk Murray adalah Aegon Championships di Queen’s Club. 

Jumat, 03 Juni 2016

Abaikan VIRUS ZIKA, Novak Djokovic Dan Serena Williams tetap berangkat ke Olimipiade

Brazil, tuan rumah penyelenggara Olimpiade 2016 saat ini sedang rawan akan virus Zika. Virus Zika yang sedang menyerang Brazil membuat sebagian Atlet memutuskan untuk tak berangkat ke Olimpiade meskipun WHO sudah mengeluarkan pernyataan bahwa Olimpiade harus tetap digelar. Seperti yang dilampir oleh Ligaolahraga, Dua petenis top, Novak Djokovic dan Serena Williams tak memperdulikan hal tersebut. Keduanya dipastikan akan bertandingan di Olimpiade nanti.
Petenis nomor 1 dunia Novak Djokovic mantap pada pendiriannya untuk berangkat ke Brazil walau terancam terinfeksi virus zika. Petenis asal Serbia tersebut menegaskan bahwa batal berangkat ke Rio tak pernah terlintas dalam pikirannya.
“Untuk batal ikut ke olimpiade sama sekali tak terpkirkan dalam benak saya. Banyak juga atlet yang akan berangkat setelah merencanakan hal ini cukup lama” ucapnya seperti dilansir Indianexpress.
“Untuk saat ini saya tetap pada pendirian saya untuk bermain.” Ungkap Djokovic
“Tidak akan ada yang berubah tapi mari kita lohat yang terjadi selanjutnya” ujar Djokovic ditengah gelaran French Open.
Medali emas Olimpiade memang menjadi target utama Djokovic di tahun 2016 ini dan Pria Serbia ini difavoritkan untuk juara pada olimpiade nanti. Bila berhasil memenangi Olimpiade sekaligus French open maka Djokovic  akan menyamai rekor petenis asal Jerman Steffi Glaf.
Sementara Serena Williams, pengoleksi 2 medali emas Olimpiade juga mengikuti langkah Djokovic untuk berangkat ke Rio.  Meskipun dia juga khawatir terfinfeksi Zika.
“Saya benar-benar memikirkannya , mungkin saya harus benar-benar terlindungi,” kata petenis berusia 34 tahun ini.
“Saya bukan ahli patogen dan saya telah melihat banyak film seperti Wabah dan hal-hal semacamnya.  Saya berharap saya baik-baik saja,” tutupnya.
Zika telah membuat beberapa atlet terpaksa melewatkan Olimpiade seperti contohnya atlet basket  asal Spanyol Pau Gasol.

Kamis, 02 Juni 2016

Serena Williams Dengan Mudah Melaju Ke Babak Semi Final French Open 2016

Serena Williams melaju ke babak perempat final dari ajang French Open. Sesuai dengan berita yang dimuat oleh Ligaolahraga.com , kemenangan yang diraih dengan mudah oleh Serena Williams pun hanya membutuhkan waktu 62 menit untuk mengalahkan pemain unggulan ke-18, Elina Svitolina dengan kemenangan 6-1, 6-1.
Menjaga energi mungkin yang akan menjadi kunci untuk memenangkan gelar French Open, dengan siapa pun yang mencapai final dari setengah urutan teratas pemain wanita harus bermain empat pertandingan dalam empat hari.
Langit sudah pasti akan kelabu, dan lapangan pun akan basah dan berat, bukan kondisi yang disukai oleh Williams, tetapi ia berada dalam kontrol yang total dari awal pertandingan.
Svitolina telah dilatih oleh juara French Open sebanyak empat kali, Justine Henin, yang dua kali mengalahkan Williams di Roland Garros.
Akan tetapi, Svitolina tidak memiliki kemahiran Henin dan ini adalah bukan ulang tahun ke-34 yang bahagia bagi pelatih asal Belgia tersebut ketika ia melihat anak didiknya dihancurkan oleh kekuatan Williams.
Pemain asal Amerika tersebut memenangkan empat game pertama dan tidak sampai di awal set kedua bahwa akhirnya Svitolina yang memegang servis.
Pemain asal Ukraina tersebut menunjukkan rasa frustasinya ketika servis yang sekilas ia dapatkan padam, dengan Williams mengamankan tujuh dari delapan break poin.

Tetapi pertandingan tersebut senyaman dengan kemenangan yang didapatnya, dan Williams melaju ke babap delapan besar yang akan berhadapan antara Carla Suarez Navarro atau Yulia Putintseva.
Di lain sisi, Venus Williams, adik kandung dari Serena Williams gagal bergabung ke babak perempat final. Venus Williams kalah dari unggulan kedelapan, Timea Bacsinszky dari Swis dengan 6-2, 6-4.
Menurut ligaolahraga.com , Venus Williams, juara turnamen besar sebanyak tujuh kali, mengawali dengan cukup baik, merebut kepemimpinan dengan 2-0 sebelum akhirnya menyerahkan delapan game berturut-turut. Ia hanya berhasil membuat enam winner, sementara kesalahan yang tidak perlu ia membuat 24.
Williams adalah runner up atas adik perempuannya, Serena di Roland Garros pada tahun 2002, tetapi perolehan terbarunya di perempat final di Paris adalah yang pertama sejak tahun 2006.
Tanpa membuang waktu setelah menunggu dua hari, juara bertahan, Serena menuju lebih dekat akan gelar Grand Slam ke-22-nya dengan kemenangan 6-1, 6-1 atas unggulan ke-18, Elina Svitolina asal Ukraina dengan waktu hanya 62 menit.